The Mulia, Nusa Dua - Bali


25 September 2015, hari pertama honeymoon! Aku dan suami sampai di Bali pagi menjelang siang di hari Jumat. Kami pun langsung mencari tempat untuk sholat Jumat yang dekat dengan restoran untuk makan siang. Akhirnya nemu tempat sholat Jumat di...parkiran Beach Walk :P Sambil nunggu sholat Jumat kami jalan-jalan di Pantai Kuta, menyusuri Jalan Legian, dan beli sandal jepit di Beach Walk hehehe. Rencananya kami mau ke Bebek Tepi Sawah di Beach Walk untuk makan siang, tapi tapi tapi, restoran tersebut masih tutup saat kami datangi siang itu! Akhirnya kita langsung cus ke Nusa Dua, di sana ternyata juga ada Bebek Tepi Sawah. 





Setelah urusan perut selesai, kami langsung menuju ke hotel yang telah kami booking dari jauh-jauh hari. Kami akan menginap di The Mulia, sesampainya di sana, kami belum bisa masuk kamar karena memang belum waktunya check in. Kami pun menghabiskan waktu untuk explore hotel terlebih dulu. Ternyata eh ternyata, hotelnya besaaar banget, terbagi jadi tiga area: The Mulia, Mulia Resort, Mulia Villa. Kami stay di The Mulia kalo ga salah, lupa, pokoknya yang paling murah hehehe. Nah di sini pengunjung punya akses langsung ke private beach-nya Mulia, pantainya sepi, berpasir putih. Tapi karena itu siang bolong jadi kami ga kuat untuk lama-lama di pantai, jadi kami cuma muter-muter dan minum-minum cantik. Akhirnya tiba juga waktu check in, kami pun diantar ke kamar dengan menggunakan buggy (saking besarnya ini hotel).






Sesampainya di kamar, kami langsung ngadem depan AC karena kepanasan di luar. Kamarnya bagus sih seperti kebanyakan hotel bintang lima biasa, kecuali...toiletnya! Canggih banget jadi kalo kita mau pakai, seat-nya otomatis ngebuka sendiri. Aku dan suami sampe norak banget bolak-balik cobain toiletnya walaupun ga mau pakai. Setelah istirahat sebentar (baca: ngadem), sorenya kami keluar kamar dan langsung berenang :3 Enaknya berenang di sini, barang-barang kita yang kita taruh di kursi atau meja di sekitar kolam dijagain guard-nya. Biasanya aku suka was-was liatin barang kalo lagi renang di tempat umum.










Keesokan harinya, hari yang aku tunggu-tunggu: sarapan all you can eat di restorannya Mulia, The Cafe (ga jauh-jauh dari urusan perut). Sesampainya di depan The Cafe, kami dihadapkan dengan antrian panjang, semuanya antri untuk sarapan. Mungkin karena long weekend hotel penuh dan kursi restoran pun ga cukup nampung seluruh pengunjung sekaligus. Tidak lama kemudian kami pun bisa masuk dan langsung hunting makanan. Karena suasana crowded banget aku ga sempet fotoin makanannya :(

Overall pengalaman kami di The Mulia menyenangkan banget, tapi kami harus check out siang itu dan pindah ke Anantara Uluwatu karena aku dan suami pengen coba-coba hotel :D Ternyata suamiku suka banget suasana di Anantara Uluwatu loh! Baca post selanjutnya di sini ya!

0 comments:

Post a Comment